Varian Suzuki Karimun Wagon R Yang Paling Pas

Suzuki

Banyaknya varian kerap menjadikan konsumen bingung memilih mobil. Jika begitu, cara paling aman tentu memilih yang paling mahal. Biasanya yang termahal juga datang dengan fitur terlengkap. Tapi tak semua orang membutuhkan fitur sebanyak yang disodorkan. Kadang beberapa fitur tak penting, rela ditinggalkan konsumen dengan mengurangi harga.

Mengaplikasikan hal itu pada Suzuki Karimun Wagon R, tak terlalu ampuh. Karena dari lima total varian, dua yang termahal, yang memakai transmisi otomatis AGS. Jadi kalau pertimbangan cuma dari transmisi, pilihannya sudah lebih jelas. Apalagi tak ada pilihan mesin lagi selain mesin 3-silinder 998 cc berdaya maksimal 68 PS dan torsi puncak 90 Nm.

Melihat desain, kami lebih memilih Karimun Wagon R GS dengan transmisi AGS alias varian paling tinggi. Desain wajahnya lebih berkelas, hilang sudah lampu besar seperti mata, berganti lampu depan yang elegan dengan desain horizontal. Di bawahnya sudah ada lampu kabut sebagai fitur standar bawaan.

Masih soal desain, pada varian AGS peleknya sudah berukuran 14 inci dan desainnya lebih stylish. Lampu sein ekstra, disediakan terintegrasi dengan rumah kaca spion. Sementara logo manufaktur di depan sudah kembali menjadi logo ‘S’ dari inisial Suzuki, menggantikan logo Garuda yang menandakan LCGC.

Transmisi manual yang ditawarkan Karimun Wagon R memang tidak masalah, hanya saja otomatis tentu lebih praktis. Meskipun AGS termasuk semi otomatis, tetap saja pengemudi bisa mengurangi beban tangan kiri untuk mengakses tuas transmisi dan fokus pada palang kemudi. Praktis kan? Kalau mau merasakan sensasi manual juga bisa, tinggal arahkan tuas ke posisi M.

Soal harganya memang terpaut jauh, Karimun Wagon R GS AGS sebagai varian tertinggi dibanderol Rp 135 juta. Varian bawahnya, GL AGS di angka Rp 127 juta. Varian Wagon R biasa bertransmisi manual tipe GA dihargai Rp 105 juta, tipe GL Rp 118 juta dan tipe GS 126,5 juta. Untungnya, semua varian Suzuki Karimun Wagon R sudah dilengkapi dengan kantung udara, paling tidak satu.

Dilansir dari : www.oto.com

Go Back