transjakarta

transjakarta

 

Setelah Tahun lalu kurang bergairah, bisnis bus disebut mulai membaik kembali pada 2017. Berbagai pesanan mulai berdatangan, salah satunya dari Transjakarta.

Alvin Arman, Direktur Keuangan Laksana Bus, mengatakan, kalau saat ini perusahaannya kebagian jatah mengerjakan 199 bus Transjakarta (TJ). Pemesanan tersebut rencananya akan dikirimkan kepada pihak TJ tahun ini.

“Ada tipe Metrotrans yang kami sedang kerjakan untuk TJ. Pemesanan dari mereka, tentu mendongkrak penjualan kami. Pemesanannya juga dilakukan pihak TJ langsung ke kami melalui e-catalog,” ucap Alvin di sela-sela acara ulang tahun Laksana yang ke 40, Selasa (12/9/2017).

Bahkan, Stefan Arman, Direktur Teknik Laksana Bus menyebutkan, mereka juga menyediakan line produksi khusus untuk proyek tertentu salah satunya Transjakarta. Tentunya untuk mengejar kualitas dan kuantitasnya.

Soal pasar karoseri sampai akhir 2017 ini, Alvin menuturkan, Laksana menagetkan penjualan body bus mencapai 20 persenan. Jika dihitung secara unit, paling tidak ada penambahan sampai 1.200-an unit, dibanding tahun sebelumnya.

“Kami targetkan segitu untuk tahun ini kenaikannya secara total. Pada tahun lalu pencapaian kami ada di angka 1.000-an unit, dan target kali ini sampai akhir tahun 2017 mencapai 1.200 unit,” tutur Alvin.

“Untuk semester pertama ini hasilnya cukup happy, kami growth. Pastinya tahun ini kami punya antrean sampai akhir tahun, jadi tahun ini kami happy-lah,” ucap Alvin.

Dengan terjalinnya kerjasama antara pihak TransJakarta dan karoseri Laksana, diharapkan kenyamanan baik dari segi fasilitas maupun pelayanan akan meningkat.

Sebenarnya ada cara instan jika TransJakarta ingin meningkatkan kenyamanan atau keamanan bagi penumpangnya. Cara tersebut adalah dengan menggunakan kaca film.

Baca juga: Fungsi Kaca Film Bagi Pengendara

Kaca film memiliki banyak fungsi dan manfaat seperti menolak panas, menjaga privasi berkendara hingga sebagai alat pengaman tambahan.

Baca juga: Kaca Film Mencegah Kanker Kulit

Bagi Transjakarta yang merupakan kendaraan umum dimana umumnya penumpang berada di dalam bus dengan intensitas waktu yang lama. Tanpa menggunakan kaca film, akan banyak efek buruk yang didapat, bahkan sampai terserang penyakit tak biasa seperti kanker kulit atau katarak.

Baca juga: Kaca Film Pencegah Katarak

 

Disunting dari: Ghulam Muhammad Nayazri – kompas.com

Go Back