mitos atau fakta seputar kaca film

 

Melanjutkan persoalan mitos atau fakta seputar kaca film pada bagian I yang telah diulas terlebih dahulu, kali ini kami akan mengupas tuntas mitos atau fakta seputar kaca film lainnya.

1. Kabin Tetap Panas Saat Parkir Di Terik Matahari

Fakta. Sebagus apapun kaca filmnya, hal ini tetap akan dialami. Namun masalah ini bisa diatasi khususnya untuk mobil yang dilengkapi dengan talang air (side visor).

Contohnya jika mobil terparkir di bawah matahari pasti panas karena misalnya kaca film menolak Infrared 95% maka 5% sisanya akan masuk ke dalam kabin. Bila diakumulasi parkir 1 jam dan setiap menit masuk 5% maka suhu kabin akan naik karena tidak ada pergerakan udara.

2. Tingkat kegelapan kaca film depan maksimal 40%

Fakta. Ketika ingin melakukan pemasangan kaca film, pertanyaan dari penjual adalah menanyakan tingkat kegelapannya baik dari sisi depan, samping dan belakang. Dari ketiga area kaca tersebut, ada satu yang perlu perhatian lebih yaitu kaca depan. Sebabnya, melalui kaca inilah kita melihat kondisi jalan didepan, sehingga perlu persentase yang sesuai untuk keamanan berkendara baik siang maupun malam hari.

Memasang kaca film depan dengan tingkatan 60% atau 80% pada siang hari memang masih cukup jelas, tetapi ketika malam, tidak akan kelihatan sehingga menjadi kurang awas saat mengemudi dan membuat tenaga mata Anda lebih cepat lelah. Persentase yang paling wajar untuk kaca film depan adalah 40%. Perlu ditambahkan juga, apabila mobil yang keluar dari dealer biasanya dibekali dengan tingkat kegelapan kaca film yang hanya 20%.

3. Memasang kaca film mudah, siapa saja bisa

Mitos. Salah satu fase terpenting yang menunjang kemampuan dari kaca film adalah proses pemasangannya. Bila salah-salah pasang maka manfaatnya kurang maksimal karena lebih cepat rusak dan paling berbahayanya adalah kaca mobil retak. Ketika pergi berkunjung ke sentra aksesoris yang menjajakan beragam kaca film, yang diperhatikan adalah instalaturnya.

Menempelnya memang mudah, tetapi masalahnya adalah proses pemanasannya agar dapat mengikuti lengkungan kaca dan juga kaca film di jendela samping harus menempel dengan sempurna.

4. Bersihkan kaca film dengan sampo bayi

Fakta. Meskipun tergolong sebagai komponen penunjang kenyamanan mobil yang minim perawatan, akan tetapi bila ingin membersihkannya secara maksimal diperlukan bahan pembersih tanpa kimia berbahaya. Salah satu yang menjadi referensinya adalah sampo bayi. Noda yang biasa ditemukan di kaca film adalah jeplakan tangan atau dahi dari anak-anak.

Karena ini di interior jadi memakai sampo bayi dengan lap basah sudah cukup. Namun lap nya harus bersih, karena bila kotor, kaca filmnya bisa saja tergores.

5. Kaca film dapat menahan pecahan saat kecelakaan

Fakta. Terdapat dua jenis kaca film yakni penolak panas yang kami bicarakan kali ini dan kaca film safety. Sesuai dengan namanya, maka fungsinya dan bentuk fisiknya berbeda. Yang bahannya lebih tebal adalah kaca film safety karena kompetensinya untuk menahan benturan sedangkan kaca film penolak panas itu lebih tipis. Akan tetapi, meski tipis, kemampuan untuk menahan kaca ketika pecah tetap dimilikinya.

Itulah mitos atau fakta seputar kaca film yang dapat kami ulas setelah melanjutkan dari artikel bagian I yang telah diulas sebelumnya. Mitos atau fakta seputar kaca film ini mungkin masih bisa bertambah seiring perkembangannya. Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

 

Disunting dari: Brian Gomgom – oto.com

Go Back